Profil

1540280_512443475521657_602518005_o

SKK Migas adalah singkatan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. Lembaga ini dibentuk oleh pemerintah untuk melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi pasca Putusan MK No. 36/PUU-X/2012 tanggal 13 November 2012. Berdasarkan putusan tersebut penyelenggaraan pengelolaan kegiatan usaha hulu migas dilakukan oleh SKK Migas sampai dengan diterbitkannya UU Migas yang baru.

Kegiatan Usaha Hulu adalah kegiatan usaha yang berintikan atau bertumpu pada kegiatan usaha EKSPLORASI dan EKSPLOITASI. SKK Migas bukanlah kegiatan usaha hilir yang berintikan pada kegiatan usaha Pengolahan, Pengangkutan, Penyimpanan, atau Niaga.

EKSPLORASI adalah kegiatan yang bertujuan memperoleh informasi mengenai kondisi geologi untuk menemukan dan memperoleh perkiraan cadangan Minyak dan Gas Bumi pada Wilayah Kerja yang telah ditentukan.

EKSPLOITASI adalah rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan Minyak dan Gas Bumi dari Wilayah Kerja yang ditentukan, yang terdiri atas pengeboran dan penyelesaian sumur, pembangunan sarana pengangkutan, penyimpanan, dan pengolahan untuk pemisahan dan pemurnian Minyak dan Gas Bumi di lapangan serta kegiatan lain yang mendukungnya.

Pembentukan SKK Migas dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk kemakmuran rakyat.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, SKK Migas menyelenggarakan fungsi:

  • Memberikan pertimbangan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atas kebijaksanaannya dalam hal penyiapan dan penawaran Wilayah Kerja serta Kontrak Kerja Sama;
  • Melaksanakan penandatanganan Kontrak Kerja Sama;
  • Mengkaji dan menyampaikan rencana pengembangan lapangan yang pertama kali akan diproduksikan dalam suatu Wilayah Kerja kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mendapatkan persetujuan;
  • Memberikan persetujuan rencana pengembangan selain sebagaimana dimaksud dalam poin sebelumnya;
  • Memberikan persetujuan rencana kerja dan anggaran;
  • Melaksanakan monitoring dan melaporkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mengenai pelaksanaan Kontrak Kerja Sama; dan
  • menunjuk penjual minyak bumi dan/atau gas bumi bagian negara yang dapat memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi negara. 

Sebagai badan pengawas industri hulu migas, pekerjaan SKK Migas diawasi oleh Komisi Pengawas yang terdiri atas:

  1. Ketua: Menteri ESDM
  2. Wakil Ketua: Wakil Menteri Keuangan yang membidangi urusan anggaran negara
  3. Anggota: Kepala Badan Koordinasi PenanamanModal; Wakil Menteri ESDM

Kepala SKK Migas diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Menteri, setelah mendapatkan pertimbangan terlebih dahulu dari Komisi Pengawas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s